#2 TADABBUR QURAN : BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA MAKHLUK

Pernah gak kalian berpikir? Kenapa harus baik sama orang? Sebagian orang memilih mirror treatment. Tapi sebagian lainnya memilih legowo, baik tanpa alasan alias karena dia manusia saja. 

Untuk yang ke-2 mungkin terasa sulit. Bagaimana jika kamu melakukan kebaikan tapi ternyata kamu malah dikecewakan? 
Pernah nggak kamu baik sama orang, kamu memberi dan mengasihi tapi kamu dikecewakan? Mungkin ada 2 kesalahan. Orang yg dibaikin itu nirempati atau memang kita yg terlalu berharap. 

Dalam Al-Quran yg aku baca kali ini terdengar simple. Beberapa kali pasti semua orang pernah membaca surat ini ketika sholat. Yap, [QS Al-Zalzalah : Ayat 7 & 8] begini bunyinya:
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًۭا يَرَهُۥ ٧
Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍۢ شَرًّۭا يَرَهُۥ ٨
Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

MasyaAllah, Allah adil banget ya? Kalau kamu mengerjakan kebaikan sekecil apapun dibalas kebaikan juga. Pun kejahatan, kamu menyakiti orang dengan lisan maupun perbuatan juga dibalas sama Allah. Sama kayak QS Al-Isra:Ayat 7 yang pernah aku bahas sebelumnya. 

Kadang terdengar sulit ya berbuat baik ketika kamu tidak dihargai? 
Tapi lakuin buat Allah aja, Allah lagi, Allah terus. 
Kalau kamu mau tau, ada hal-hal yang kadang saya juga berpikir... Saya pun pernah melakukan kebaikan ke seseorang, namun seseorang tersebut selalu berbuat zalim kepada saya. Saya gak tau dia sadar apa nggak. Tapi dengan penuh kesadaran saya selalu membalasnya dengan kebaikan. 
Padahal kamu tau, dia adalah orang yang membuat saya sakit fisik dan mental. Orang yang membuat tidur saya tidak tenang dan bangun tidur capek seperti lari marathon. Membuat saya menangis ketika sholat dan sujud. Dan pernah membuat saya malas makan sesekali. 
Tapi di diri saya tidak ada pilihan sama sekali untuk membalasnya jahat. Ketika dia sudah kelewatan yang bisa saya lakukan hanya diam dan menjauh karena terkadang saya berpikir... Kayanya kebaikan dan rasa peduli saya akan tepat dimata orang yang tepat. 
Sampai saat ini pun saya terkadang suka menangisi kenapa saya tetap bisa baik sama orang yang bisa dibilang jahat dan zalim sama saya... Alhamdulillah, ternyata saya dikasih hati sama Allah untuk mengerti perasaan orang lain walaupun orang lain nggak mengerti saya. Terdengar miris ya? Karena manusia pasti ingin dimengerti juga oleh orang lain. 
Eits, tapi balasan Allah itu nyata kok. Kalau kebaikanmu nggak dibalas sekarang didunia, mungkin nanti di akhirat. Karena percaya deh, Allah nggak tidur. Bisa jadi skrg kamu yang sakit karena perkataan dan perbuatan orang lain, tapi bisa jadi juga besok mereka yang merasakan sakitnya dirimu karena perbuatan yang mereka buat sendiri. 
Lagi-lagi kalau kamu percaya apa yang kamu perbuat akan kembali ke dirimu sendiri. Allah nggak akan pernah tidur. Pun orang yang jahat sama kamu juga sama halnya, mereka melakukan kejahatan untuk dirinya sendiri. 
Dan ingat bahwa nggak ada penghalang diantara doa dari orang-orang yang Allah zalimi. Percaya deh, semakin kamu dizalimi orang dan kamu lebih milih diam untuk tidak membalas dan bawa itu ke sajadahmu ketika ibadah. Allah itu yang paling maha adil. Gak ada doa yang ditolak, tinggal tunggu waktunya tiba aja. 

Jangan pernah bosan jadi orang baik dan tulus ya! 
Karena dunia ini masih membutuhkan banyak orang baik diantara banyaknya kejahatan dan kezaliman. 
Selalu sisakan ruang untuk ikhlas supaya jika kamu tidak dibalas baik juga oleh orang yang kamu perlakukan baik, kamu bisa melakukan itu terus menerus karena Allah. Harapannya suatu saat orang itu sadar bahwa dia menyia-nyiakan berlian yang Allah kirim dihidupnya. Tapi kalaupun tidak sadar juga karena kamu memiliki ruang ikhlas tadi, tenang saja Allah pasti balas di akhirat. 

Regards, 
Rizka S.H

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG KEHILANGAN

REMEMBERING MY TRAUMA

BERKATA YANG BAIK ATAU DIAM