#4 TADABBUR QURAN : SABAR

Pernahkah kalian bangun tidur dengan sesak isak tangis dan ketika tidur dengan sakit hati dan gelisah? 
Kalau pernah, aku tidak sendirian. 

Ada kalanya dimana kita dipaksa sabar dalam menghadapi segala sesuatu. Kalau kamu tidak pernah jahat ke orang lain mungkin memang Allah mengujimu dari orang-orang sekitarmu. Tetap berhusnudzon sama Allah ya. 

Oh ya kali ini aku baca satu ayat soal sabar di quran. Ayatnya berbunyi:
QS Al-Muzzammil ayat 10
وَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَٱهْجُرْهُمْ هَجْرًۭا جَمِيلًۭا ١٠
Dan bersabarlah (Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik.

Dari ayat ini aku belajar ketika sakit yang sudah diciptakan orang lain tidak terbendung lagi, maka menjauh boleh, bahkan dianjurkan, tapi tetap dengan akhlak yang baik yaitu tanpa dendam, tanpa balas menyakiti.

Asal kamu tau saya tidak pernah membalas kezaliman apapun. Saya hanya memberi peringatan yg terbaik namun hatinya memang sudah tertutup dan belum bisa terketuk lagi. 
Kalau dia bilang soal saya pacar orang, saya bukan punya siapa-siapa. Bahkan orang tua saya tidak memiliki saya. Saya punya Allah. Pun saat ini saya masih sendiko dawuh ke orang tua saya, bisa saja saya diambil sama yang punya saya (Allah) kapanpun bisa saja. 
Untukmu, kamu harus tau bahwa saya juga cuma titipan-Nya didunia ini. Kamu gak ada hak untuk bilang saya pacar orang, karena pacaran dalam islam juga tidak dibenarkan. Toh ibumu yang dulu bilang seperti itu sudah berpulang dan beliau terakhir menitipkan anaknya ke saya. Mana moral dan hati nurani mu??? 
Jika kamu diposisi saya kamu tidak akan bisa kamu bilang. Tapi coba posisikan dirimu di posisi saya. Agar kamu tau rasanya disia-siakan sesuatu yang di cinta, agar kamu tau bahwa kamu telah menyakiti orang yang sangat care dan tulus kepadamu, agar kamu tau rasanya diabaikan rasa sakit hatinya. 
Semoga suatu saat kamu merasakan diposisi saya. Dan sadar akan perlakuan mu sendiri yang membuat saya menangis terisak mengadu ke Allah, tidur tidak enak, dan stress serta sakit. 
Saya percaya, bahwa Allah akan adil seadil-adilnya. Kalau belum di dunia, pasti segera di akhirat. Seperti katamu yang menentang azab Allah, bill mu sudah menunggu. 

Semoga kita selalu diberikan hati yang senantiasa bersabar jika dicaci maki dan disakiti. Dan semoga kita tidak nirempati dengan rasa sakit hati orang lain. Aamiin yaa rabbal 'alamiin 😊

Regards,
Rizka S.H



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG KEHILANGAN

REMEMBERING MY TRAUMA

BERKATA YANG BAIK ATAU DIAM