#3 TADDABUR QURAN : MANUSIA NIREMPATI DAN MATI RASA

Berbicara tentang manusia nirempati. 
Pernah nggak kamu disakiti sampai kamu ibadah dan sujud ke Allah bilang "Ya Allah aku minta keadilanmu atas rasa sakit hatiku ini".

Kalau ya mari kita bahas. Ada ayat quran tentang manusia-manusia nirempati dan mati rasa sama perasaan orang lain ketika menjahati orang lain. 
Yang dia ingat cuma ucapan orang yang sudah tiada tapi sudah masa lalu, bukan ucapan terakhirnya. 
Bagaimana kalau amanah terakhir adalah yang benar? 

Pada surat Al Baqarah ayat 7 berbunyi: 
خَتَمَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰٓ أَبْصَـٰرِهِمْ غِشَـٰوَةٌۭ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌۭ ٧
Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, penglihatan mereka telah tertutup, dan mereka akan mendapat azab yang berat.

Setelah membaca ayat tersebut saya nggak heran...Ternyata ada orang yang tega melihat orang lain yang sayang dan tulus sama dia menangis karena perbuatannya.
Miris ya, Allahuakbar. 

Bahkan ketika orang yang dia cintai tiada. Hanya meratapi saja. Sedih. Tapi tidak ada ruang untuk menangis. Ya, saya sangat tahu stigma bahwa laki-laki tidak boleh menangis. 
Asal anda yg membaca ini tahu. Saya tidak pernah selesai mendoakan orang tersebut supaya hatinya melunak lagi dan tidak keras untuk membuka hatinya. 
Terdengar kejam, tapi saya ingin Allah menampar orang tersebut dan Allah bilang "Hey, sadar kamu sebelum kamu merasakan azab yang pedih".

Saya tidak tahu apa yang membuat orang seperti itu mati hatinya dan tidak bisa merasakan kesakitan orang lain. Kalaupun dia merasa dunia ini tidak adil karena sesuatu yang dia sayang pergi terlebih dahulu. Kenapa harus jahat kepada yang tulus? Kalau mau marah kenapa kamu masih berdoa kepada Tuhan mu kalau yg kamu bisa menyalahkan keadaan sehingga menjadi nirempati. 

Saya harap kamu benar-benar sadar suatu saat nanti. Kalaupun kamu memang harus kehilangan suatu yang berharga dihidupmu karena selalu kamu remehkan keberadaannya dan itu membuat kamu benar-benar sadar dan tidak mengulangi lagi perbuatanmu. Aku harap Allah mengabulkan dan mengetuk pintu hatimu. 
Dan ingat kata-kataku bahwa orang yang lisannya buruk maka hatinya sama seperti lisannya. 

Regards, 
Rizka S.H


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG KEHILANGAN

REMEMBERING MY TRAUMA

BERKATA YANG BAIK ATAU DIAM