#6 TADDABUR QURAN : SAAT DUNIA TAK BISA DIANDALKAN

Hari ini, semua manusia yang aku sayang meninggalkanku. Tapi Allah tidak pernah. 

Pasti pernah rasanya jalan kamu buntu, sendirian, dan tidak ada siapa-siapa disisimu.

Akhir sebuah hubungan persahabatan atau percintaan apakah suatu hal yang disyukuri? 

Terkadang ketika semua dijauhkan, hanya Allah yang bisa kita andalkan.

Pernah dengar quotes? "Jika tidak ada bahu bersandar, maka masih ada lantai untuk bersujud"

Memaknai quotes itu, ternyata ketika kamu punya sebuah hubungan itu akan menjadi jauh dari Allah. Allah cemburu kalau umatnya jatuh cinta lebih kepada selain-Nya.

Oh ya, kamu pernah lihat tidak manusia yang tidak pernah peka terhadap rasa sakit orang lain? Ada beberapa orang dihidupku yang seperti itu. Tapi salah satunya adalah orang yang aku sayang. Jujur aku bingung salahku dimana sampai bisa dia sekeras itu sama hatinya, pun melontarkan kata maaf di terakhirnya tidak ada. Cuma bilang "Semoga Lekas Sembuh" katanya. Artinya dia tau dia salah namun dia tidak ada itikad baik untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Aku tidak tahu sudah sejauh apa hubungannya dengan cewek yang menyakitiku itu. Tapi aku harap gak sejauh itu.

Aku bilang aku akan memberi kesempatan ketiga, namun aku gak tau dikemudian hari kalau dia benar-benar menyadari kesalahannya karena waktu yang telah berjalan apakah aku tetap bisa peduli dan memberi kesempatan itu? Karena butuh waktu lama untuk dia benar-benar menyadarinya.

Jika tidak pun, aku sudah menyediakan ruang ikhlas dan kecewa agar aku tidak sedih berlarut-larut dan mungkin aku akan mode hilang dari hidupnya sampai dia benar-benar menyadari kesalahannya dan sadar orang yang tulus ada disisi dia terlebih disaat dia sulit.

Ada satu ayat yang menamparku dan benar-benar aku selalu menerapkan ini beberapa tahun kebelakang saat hidupku terasa buntu. Saat banyak ujianku namun sekitarku tetap menambah beban dipundakku.

QS Ali 'Imran ayat 173 :

ٱلَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدْ جَمَعُوا۟ لَكُمْ فَٱخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَـٰنًۭا وَقَالُوا۟ حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ ١٧٣

(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, "Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka," ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung."

Allah baik banget, ketika aku taddabur quran aku baca ini : "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung."

Di saat aku buntu dan benar-benar butuh petunjuk... Ketika semua manusia meninggalkanku, aku selalu ingat itu. Karena aku percaya bahwa Allah sebaik-baiknya penolong. 

Semoga aku pendirianku tetap teguh sampai kapanpun, seburuk apapun orang memperlakukanku semoga selalu ada alasan aku tetap berbuat baik kepada orang lain.

Teruntuk kamu, orang yang mungkin aku akan beri kesempatan ketiga dikemudian hari. Jujur aku tidak mau menerka-nerka tapi aku tau nikmat apa yang sudah Allah hilangkan, aku yakin suatu saat kamu akan sadar semua kesalahanmu dan memperbaikinya. Tetap semangat untuk menjalankan tanggung jawab untuk dirimu sendiri. Sesungguhnya orang yang merugi adalah orang yang tidak pernah belajar dari kesalahan. Aku yakin suatu saat kamu belajar dari kesalahanmu. Dan aku mohon jangan membuatku menjadi manusia yang tidak belajar untuk ketiga kalinya. Jika suatu saat kamu kembali dan kesempatan ketiga untukmu itu masih ada, tolong gunakan dengan sebaik-baiknya.


Regards,
Rizka S.H




Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG KEHILANGAN

REMEMBERING MY TRAUMA

BERKATA YANG BAIK ATAU DIAM